Plafon Pendopo Kapanewon Minggir Jebol, Kerugian Ditaksir Rp 30 Juta
Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan, mengatakan, peristiwa ini dipicu oleh kondisi plafon yang basah setelah hujan deras disertai angin mengguyur wilayah Minggir.
"Ambrolnya plafon sekitar pukul 01.14 WIB, diduga karena ketampon air hujan yang disertai angin," ujar Makwan.
BACA JUGA : Bupati Harda Tegaskan Renovasi SD Kledokan Dimulai Bulan MeiPihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. "Tidak ada korban jiwa,"sebutnya.
Panewu Minggir, Djoko Muljanto menjelaskan, akibat kejadian ini mengakibatkan kerugian sekitar Rp 30 juta.
"Saat ini langsung kita bersihkan, atur genting (yang geser) dan pengecekan krepus,"jelas Djoko.
Menurutnya, untuk memastikan kondisi gedung atau bangunan telah dilakukan pengecekan secara berkala.
"Pendopo ini pada tahun 2019 mulai dipakai, pengecekan secara berkala ada," timpalnya.
BACA JUGA : Seorang Petani di Ngemplak Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan DerasKabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Zaini Anwar menambahkan, Pendopo Kapanewon Minggir dibangun tahun 2018, ihwal pengecekan fasilitas perkantoran, pihaknya menyesuaikan permintaan pihak pengelola gedung.
"Pengecekan terhadap bangunan-bangunan di Pemkab Sleman, dilakukan berdasarkan permintaan dari pengguna atau user masing-masing gedung,"beber Zaini. (Oke)
Posting Komentar