Berangkat dari Jurnalis, Kini Advokat dan Pensyiar Baitullah
YOGYA (Penasembada.com) - Kamu sudah gak jadi advokat lagi? Pertanyaan itu sering kali terlontar dari rekan-rekan sejawat maupun teman lama yang saya kenal cukup baik. Ada yang sekadar bertanya saja, ada yang seolah penasaran, ada apa lagi ini..
Saya tentu sangat mafhum dengan pertanyaan seperti itu. Dan saya juga berterima kasih, karena buat saya pertanyaan itu mengisyaratkan kepedulian kepada saya. Ya, saya percaya mereka semua itu peduli dengan saya. Melihat, memperhatikan apa yang saya lakukan belakangan ini.
Jujur saya, saya terlalu lama terlena dengan profesi yang saat itu cukup menyenangkan. Belasan tahun berkutat dengan aktivitas jurnalistik yang memberi banyak pengalaman dalam hidup saya. Sampai pada akhirnya, tantangan besar untuk alih jalur saya ambil.
Berat..? ya tentu saja, sangat berat beradaptasi dengan profesi dan aktivitas baru setelah sekian lama bergelut dengan rutinitas yang a-z sudah ada di luar kepala. Tapi show must go on, Keputusan sudah diambil dan tidak boleh mundur sedikit pun.
Syukur alhamdulillah, meski terasa sangat berat namun lambat laun mulai bisa beradaptasi. Pilihan bidang yang diambil sejak awal, harus diakui, tidak sepenuhnya tepat. Tapi nasi sudah jadi bubur sehingga pilihan saya tinggal ngolah bubur jadi bubur yang enak dan layak dinikmati. Alhamdulillah, buburnya enak.
Memasuki akhir 2024, saya dikenalkan dengan profesi baru lagi, Pensyiar Baitullah. Aktivitas yang dilakukan kurang lebih mengajak jamaah untuk menjalankan ibadah umroh maupun haji. Perkenalan itu pula yang membawa saya akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci pada 24 November 2024.
Perjalanan spiritual yang tidak pernah terbayangkan akan terealisasi secepat itu, memberi banyak pengalaman, pelajaran, sekaligus membuka mindset tentang hidup dan kehidupan. Perjalanan itu juga membuat saya tertarik untuk ambil bagian lebih serius menjadi Pensyiar Baitullah. Dengan tujuan menggapai ridho Allah.
Lalu seperti pertanyaan teman-teman, apakah sekarang sudah tidak jadi advokat lagi? Tentu saja jawabannya, masih. Saya haqqul yaqin bahwa Pensyiar Baitullah dan aktivitas advokasi dapat dipadukan sehingga bisa berjalan bersamaan. Justru ini menjadi pengembangan market sebagai advokat.
Anda boleh setuju, boleh juga tidak. Tapi itulah yang saya kerjakan sekarang. Bismillah semoga Allah ridho dengan pilihan ini, dan saya siapmembantu memfasilitasi teman-teman yang hendak menjalankan ibadah umroh maupun haji.
Semoga Allah mudahkan hajat dan ikhtiar semua yang membaca artikel ini … Amiin.
Penulis : Sodik, S.H., M.H
°Advokat/Konsultan Hukum
°Tour Leader Komunitas TL dan Mitra Baitullah
Posting Komentar