Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) Asri dalam Mendukung Program Ketapang di Kalurahan Margorejo
SLEMAN (penasembada.com) - Kelompok Wanita Tani (KWT) Asri merupakan organisasi yang beranggotakan ibu-ibu warga RT 03 RW 29 Perumahan Margorejo Asri (PMA).
Kelompok ini resmi berdiri pada tanggal 1 Februari 2025 dan berperan sebagai wadah komunikasi, sosialisasi, serta pemberdayaan perempuan dalam kegiatan pertanian dan ketahanan pangan (Ketapang) lokal. KWT Asri dipimpin oleh Ibu Puji Sulistyaningsih sebagai Ketua, dengan dukungan Ibu Widyaningsih sebagai Sekretaris dan Ibu Tri Jumawati sebagai Bendahara.
Keberadaan kelompok ini menjadi motor penggerak kebersamaan warga serta kontribusi nyata dalam pembangunan lingkungan.
Kegiatan utama KWT Asri adalah pengelolaan kebun buah-buahan yang terletak di lahan fasilitas umum (Fasum) RT 03 RW 29 PMA seluas 300 meter persegi. Fokus utama kebun ini adalah budidaya anggur sebanyak 24 batang di dalam greenhouse berukuran 72 meter persegi terdiri dari berbagai varietas unggul seperti Rambo Hitam, Red Rose, Livia Hijau, Tamaki, Angelica, Borisphen, Andrey 53 merah, Yupiter dan jenis unggul lainnya.
Selain itu, terdapat juga 50 planterbag tanaman lengkeng yang ditumpang sarikan dengan sawi. Terdapat tanaman buah lainnya seperti alpukat jenis Hana 2, Aligator dan Ret Vietnam, rambutan, jeruk, belimbing, pepaya, dan bahkan tanaman langka seperti duwet. Diversifikasi tanaman ini menunjukkan komitmen KWT Asri dalam mewujudkan kebun buah yang produktif dan berkelanjutan.
Rutinitas KWT Asri dijalankan secara konsisten oleh para anggotanya. Setiap hari dilakukan penyiraman tanaman berdasarkan jadwal yang telah disepakati, sementara setiap bulan dilaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan kebun dan lingkungan sekitar Balai RT 03 RW 29.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan senam, karaoke, dan sarapan bersama, yang tidak hanya meningkatkan kebersihan dan produktivitas kebun, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga. Kegiatan ini menjadi contoh sinergi antara kegiatan sosial dan pemberdayaan lingkungan.
Dalam jangka waktu 1 hingga 2 tahun mendatang, KWT Asri menargetkan seluruh tanaman buah sudah berbuah dan dapat dinikmati bersama oleh warga. Selain itu, hasil panen diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan kolektif yang dimanfaatkan untuk perbaikan sarana prasarana di wilayah RT, seperti perbaikan jalan, penerangan, selokan, balai RT, hingga kegiatan sosial seperti piknik bersama.
Dengan demikian, kegiatan pertanian ini bukan hanya menambah nilai estetika lingkungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Program penanaman buah-buahan yang digagas oleh KWT Asri menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang) di Kalurahan Margorejo. Dukungan dari Pemerintah Kalurahan serta stakeholder lainnya sangat diharapkan agar program ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Semoga seluruh usaha dan niat baik ini senantiasa mendapatkan ridho dari Allah SWT serta membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar. Aamiin.
Penulis : Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Edy PMA F-10/KIM Tempel
Posting Komentar