Jaring Atlet Potensial, Kejurkab Wushu Sleman Diikuti 63 Peserta

Daftar Isi
Kejurkab Wushu di GOR Wushu Sinduadi Sleman, diikuti 63 atlet.


SLEMAN (Penasembada.com) - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Wushu Sleman sukses menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) di GOR Wushu  Sinduadi Sleman, diikuti 63 atlet.

Dalam keterangan tertulis, Ketua Panitia M Rifqi Aljabar menyebut, ajang  khusus kelas junior ini telah dilaksanakan pada tanggal 23-24 Mei 2026,  diikuti oleh sasana wushu yang terdaftar di Kabupaten Sleman, antara lain Sasana Wushu PB Pro Patria, Sasana Wushu Teratai Merah, Sasana Wushu Jet Kun Do Shaolin Kungfu Indonesia, Sasana Wushu Jeet Kune Do Cek Jien Tao, dan yayasan Wushu Sinduadi Sleman.

"Kejurkab kali ini merupakan ajang pertandingan dan pengalaman bagi mereka yang kebanyakan masih atlet reguler atau junior," ujar M Rifqi Aljabar, Minggu (31/5/2026).

Ia menjelaskan, pserta terdiri dari 63 atlet, terbagi menjadi 15 atlet taolu dan 48 atlet sanda.  Taolu merupakan jurus wushu dengan peragaan dan seni baik tangan kosong maupun menggunakan senjata pendek atau panjang. Sedangkan sanda merupakan wushu  dengan seni bertarung.

"Melalui pertandingan ini diharapkan ada semangat baru dan akan muncul bibit-bibit baru yang akan membawa nama baik di Wushu DIY," jelasnya.

Kejurkab Sleman ini dibuka langsung oleh Kabid Organisasi KONI Sleman, Fuad Kurniawan. Dalam sambutannya, Fuad menegaskan bahwa dalam organisasi akan tampak berjalan dengan baik dengan melaksanakan minimal dua program yang wajib dilaksanakan, yaitu Rakerkab dan Kejurkab. 

"Apresiasi bagi Pengkab Wushu Sleman karena dapat menjalankan Kejurkab kali ini yang merupakan Kejurkab keduanya,"sebutnya.

Melalui ajang ini, pihaknya berharap akan banyak atlet-atlet wushu yang makin berprestasi baik hingga kancah Internasional. Dikatakan juga, bahwa Pengurus daerah (Pengda) Wushu DIY juga mendukung kegiatan kejurkab Sleman ini untuk nantinya juga dapat bersinergi dengan Pengkab dan Pengkot lainnya untuk maju dalam pertandingan Wushu yang lebih besar di tingkat DIY, bahkan nasional dan Internasional. (Red)