Travel Ungkap Antusiasme Jamaah Umrah Asal DIY, Berikut Penjelasannya

Daftar Isi
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh DIY Silvia Rosetti meninjau stan pameran Jogja Umroh Travel Fair 2026 di Plaza Ambarrukmo, Rabu (3/6/2026). (Penasembada/Wisnu Wardhana).

SLEMAN (Penasembada.com) - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah tidak menyurutkan minat masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menunaikan ibadah umrah dan haji khusus.

Hal itu diungkapkan Ketua Konsorsium Haji dan Umrah DIY, Bayu Purnomo Wicaksono saat pembukaan Jogja Umrah Travel Fair 2026 di Plaza Ambarrukmo, Rabu (3/6/2026). 

Pameran yang diikuti 25 travel haji dan umroh ini akan berlangsung hingga 7 Juni 2026 mendatang. Beragam promo dan diskon disiapkan oleh peserta pameran. Bahkan Bank Sysriah Indonesia (BSI) juga menyiapkan program dana talangan. 

"Tidak hanya DIY, kawasan Jawa Tengah sisi selatan disebut masih tinggi untuk umrah dan haji khusus di tengah gejolak konflik di Timur Tengah,"ujar Bayu.

Bayu menjelaskan,  penerbangan dari Yogyakarta  International Airport (YIA) langsung ke Arab Saudi akan semakin meningkat dengan masuknya satu maskapai penerbangan baru. 

“Ini merupakan tahun kedua penyelenggaran Jogja Umrah Travel Fair dan masih di tempat yang sama pada tahun lalu. Bedanya, kali ini pameran hanya diikuti travel dari DIY dan Jawa Tengah saja, kalau yang pertama se-Indonesia,”jelasnya.

Menurutnya, meski hanya diikuti lebih sedikit, dan didominasi travel agent asli Yogyakarta. Namun untuk target transaksi, dirinya optimis mampu menembus 1.000 paket di lima hari pameran. 

"Pada gelaran pertama, sebanyak 700 paket berhasil terealisasi," ungkapnya.

Angka target tahun ini sebutnya, sangat realistik di mana minat warga Yogyakarta, Solo, Semarang bahkan kawasan Jawa Tengah selatan masih tinggi. Sebagai bukti, Ia memaparkan data jumlah warga Yogyakarta-Jateng yang berangkat ibadah umrah pada tahun lalu berdasarkan data Kementerian Haji dan Umroh menembus 225-250 ribu. 

“Momentumnya tahun ini kami nilai sangat pas. Dimana paska selesai dan kepulangan Jemaah haji, gairah masyarakat untuk melaksanakan umrah maupun haji khusus masih sangat tinggi. Ini terlepas dari berbagai persoalan global, khususnya di kawasan Timur Tengah,” lanjutnya.

Bahkan, tingginya minat warga Yogyakarta dan Jawa Tengah dibuktikan dengan akan adanya penambahan penerbangan langsung ke Arab Saudi dari Yogyakarta oleh salah satu maskapai penerbangan dari China pada tahun ini. 

"Selama ini penerbangan dari Yogyakarta ke Arab Saudi hanya dilayani dua maskapai, tahun ini ada penambahan satu maskapai penerbangan dari China,"katanya.

Suasana Pameran Jogja Umroh Travel Fair 2026, Rabu (3/6/2026) di Plaza Ambarrukmo. Pameran akan berlangsung hingga 7 Juni 2026. (Penasembada/Wisnu Wardhana)

Melalui pameran ini, pihaknya berharap masyarakat dapat mencari informasi lebih dalam mengenai berbagai paket umrah dan haji khusus yang ditawarkan mulai harga terendah Rp 24,5 juta. Masyarakat juga bisa melihat rekam jejak pengelola travel, pelayanannya, maupun berbagi pengalaman dengan yang sudah merasakan sebagai bagian dari kehati-hatian sebelum bertransaksi. 

“Pameran ini sepenuhnya berfokus pada edukasi perjalanan ibadah serta wisata halal. Kami ingin membangun kembali dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap brand travel resmi. Melalui kolaborasi industri yang sehat, kami menghadirkan pameran yang profesional, bernilai, dan memberikan kepastian hukum serta kenyamanan bagi calon jemaah,"sambungnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY, Silvia Rosetti, berharap melalui Jogja Umrah Travel Fair, masyarakat bisa memilih travel penyelenggaran yang aman, resmi dan terpercaya. 

“Tingginya minat masyarakat untuk beribadah umrah maupun haji khusus, harus dibarengi dengan komitmen nyata pengelola travel dalam keterbukaan informasi harga maupun pelayanan yang diberikan. Jangan kaku dalam menjelaskan detail harga serta pelayanan yang diperoleh," jelas Silvia.

Dirinya juga memastikan ajang ini bukan hanya sekedar menjadi area promosi, tapi juga media edukasi dan kemudahan bagi masyarakat yang mencari informasi mengenai kepastian legalitas serta rekam jejak biro perjalanan. 

“Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Daerah Istimewa Yogyakarta mendukung pelaksanaan Jogja Umrah Travel Fair 2026 sebagai ruang kolaborasi dan penguatan ekosistem layanan ibadah umrah yang profesional, informatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,"sebutnya.

Sementara itu, CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) area Semarang, Ficko Hardowiseto, menyatakan selama pameran  berbagai promo dan kemudahan pembiayaan disiapkan BSI. Salah satunya potongan diskon hingga Rp 3 juta dan cicilan 0 persen hingga 24 bulan menggunakan BSI Hasanah Card serta beberapa program lainnya. 

“Kami ingin masyarakat menemukan kemudahan melaksanakan ibadah aman dan nyaman sesuai moto kami sahabat finansial, sahabat spiritual dan sahabat sosial,”beber Ficko. (Wisnu Wardhana)