Munas ke-4 Forpamnas, Dorong Peningkatan Layanan Air Bersih untuk Masyarakat
![]() |
| Dewan Pembina Forpamnas Harda Kiswaya didampingi Ketua Umum Forpamnas, Bambang Hardjono (baju biru) usai membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 Forpamnas di The Rich Jogja Hotel, Jumat (17/7/2026). |
SLEMAN (Penasembada.com)- Keberadaan Forum Pelanggan Air Minum Nasional (Forpamnas) membawa dampak signifikan untuk meningkatkan kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) atau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sleman Harda Kiswaya, yang juga selaku Dewan Pembina Forpamnas saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 Forpamnas di The Rich Jogja Hotel, Jumat (17/7/2026) malam.
"Saya yakin adanya kolaborasi antara Forpamnas dengan perusahaan daerah air minum, tentunya akan memajukan PDAM itu sendiri,"ujar Harda Kiswaya.
Harda menyebut, agenda strategis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pelanggan air minum nasional dalam mendorong peningkatan tata kelola layanan air bersih yang lebih baik.
"Kami berharap kehadiran Forpamnas benar-benar bisa bersinergi dengan PDAM, saling memberi masukan guna mendorong kinerja dan kualitas pelayanan terhadap pelanggan,"sebutnya.
Ia juga menekankan pentingnya penataan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mencapai target kinerja, meningkatkan kualitas layanan air bersih. Hal ini mencakup evaluasi struktur organisasi dan pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan pelanggan.
Ketua Umum Forpamnas, Bambang Hardjono menjelaskan, munas ke-4 mengusung tema "Mendorong dibentuknya badan regulator air minum guna peningkatan kinerja BUMD air minum dan kualitas pelayanan terhadap pelanggan", kegiatan berlangsung pada 17-19 Juli 2026.
Diikuti peserta dari berbagai daerah, antara lain dari NTB, Palangkaraya, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Tegal, Brebes, Semarang, DKI Jakarta, Kota Tanggerang, Kabupaten Tanggerang, Solo, Sleman dan Kota Yogyakarta. Jumlah anggota yang bergabung sekitar 60 forum. Disebutkan dari munas ke-4 akan disepakati "Deklasi Sleman 2026".
"Sesuai tema, kami mendorong dibentuknya badan regulator dalam meningkatkan kinerja BUMD air minum, pada malam hari ini kita bersepakat untuk menentukan rumusan program yang menjadi harapan kita semua," jelas Bambang.
Diungkapkan, kehadiran Forpamnas diharapkan dapat membantu pemerintah, menjembatani komunikasi guna mewujudkan kesejahteraan dan kualitas kesehatan yang merata serta mendukung keberlangsungan pembangunan.
"Kita bersepakat membantu pemerintah sebagai agen pembangunan dalam menekan stunting, dengan cara menyediakan air minum yang layak dan aman dikonsumsi," ungkapnya.
Ke depan, imbuhnya, melalui badan regulator pihaknya akan mengusulkan kewajiban terbentunya forum pelanggan di setiap PDAM.
"Dalam badan regulator, akan kami usulkan bahwa setiap perusahaan daerah air minum harus dan wajib memiliki forum pelanggan,"tandasnya.
Hadir dalam kegiatan, Direktur PDAM Tirta Sembada Edy Nugroho, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, dan sejumlah direktur PDAM. (Red)
