TK ABA Blunyah Gede Torehkan Segudang Prestasi

Daftar Isi

SLEMAN (Penasembada.com) - Awalnya bangunan sekolah TK ABA Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY masih sangat sederhana dengan dinding gedhek atau bambu dan masih beralaskan tanah.

Bangunan dan pekarangan merupakan tanah wakaf milik H. Abdul Kanan yang secara resmi diwakafkan untuk kegiatan TK ABA Blunyah Gede dan Mushola pada Agustus 1975. Sebelum diwakafkan, pada tahun 1965 bangunan sekolah sempat direnovasi hingga tiga kali walaupun dengan hasil yang belum optimal. Baru pada tahun 1976, di lokasi tersebut didirikan bangunan permanen hasil swadaya masyarakat setempat kerja sama antara pengurus 'Aisyiyah dengan Muhammadiyah.

TKA ABA Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman terdaftar di Kanwil Depdikbud DIY pada 2 Februari 1935. Meski sudah berumur 90 tahun, TKA ABA Blunyah Gede menorehkan segudang prestasi khususnya di bidang seni drumband dan angklung.

Kepala Sekolah TK ABA Blunyah Gede, Siti Aminatun Khasanah S Pd mengatakan, untuk acara tutup tahun pelajaran 2024/2025 ini mengangkat tema Generasi Islam yang Berakhlaq Mulia, Kreatif dan Berbudaya berlangsung di Gedung Serbaguna Dusun Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Sabtu (21/06/2025).

"Acara tutup tahun ini tidak hanya melakukan acara seremonial wisuda bagi siswa yang lulus tetapi juga diisi dengan gelaran pentas seni," ujar Siti Aminatun Khasanah disela acara.

Siti mengutarakan segudang prestasi yang ditorehkan TK ABA Blunyah Gede ini. Diantaranya juara 1 lomba drumband kecil Indonesia, juara 1 lomba angklung kelasemen pemula serta juara 2 untuk colour guard dan mayoret.

Miyarno selaku anggota komite TK ABA Blunyah Gede bilang acara tutup tahun dan pentas seni hampir setiap tahunnya digelar di gedung serbaguna Dusun Sedan ini. Selain aksesnya mudah dan tidak begitu jauh bagi orangtua menuju gedung serbaguna Dusun Sedan ini.

"Kami masih menyediakan kuota bagi orang tua yang menginginkan anaknya sekolah di TK ABA Blunyah Gede. Dari 100 kuota suda ada 87 siswa yang mendaftar. Jadi masih ada 13 kuota yang tersedia,"jelas Miyarno didampingi anggota komite Yulia Sadewo.

Turut hadir, Puji Astuti selaku Ketua Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Kecamatan Mlati, dan Pimpinan Ranting Blunyah Gede 'Aisyiyah Majelis Paud Dasmen, Erni Kusumawati. (Oke)

Posting Komentar