Ada Perubahan Desain Rencana Pembangunan Gedung RSUD Sleman, Ini Alasannya

Daftar Isi

SLEMAN (Penasembada.com) - Pembangunan konstruksi Gedung RSUD Sleman direncanakan akan dimulai tahun 2025. Saat ini sedang menunggu penyelesaian perubahan detail engineering design (DED).

"Rencana pembangunan gedung RSUD Sleman, saat ini sedang dilakukan review atau perubahan DED dari 3 lantai menjadi 5 lantai," ujar Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Sukarmin, Rabu (9/7/2025).

Menurut Sukarmin, anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan fisik gedung RSUD Sleman mencapai Rp 122 miliar, dikerjakan dengan sistem multiyears atau proyek tahun jamak. Pembangunan fisik akan dikerjakan pihak rumah sakit.

"Rencana dikerjakan dalam waktu dua tahun, untuk lelang pengawas dan konstruksi gedung di tahun ini (2025),"jelasnya.

Direktur RSUD Sleman, Novita Krisnaeni menjelaskan proses konstruksi gedung akan dimulai 2025, dilanjutkan pada 2026. Nantinya pada lantai 1 difungsikan sebagai ruang IGD terpadu, lantai 2 untuk pusat layanan kardiovaskuler dan stroke, di lantai 3 untuk rawat jalan Poli Eksekutif, lantai 4 sebagai ruang Rawat Inap Eksekutif, sedangkan di lantai 5 sebagai ruang Diklat.

"Dengan dibangun fasilitas baru ini diharapkan dapat meningkatkan dan pengembangan layanan kesehatan," harapnya.

Anggota DPRD Kabupaten Sleman Herman Budi Pramono mengungkapkan, bahwa setelah dievaluasi, dengan rencana awal dibangun 3 lantai belum bisa untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat sehingga ditambah menjadi 5 lantai.

"Perubahan desain ini sudah ada persetujuan pihak eksekutif dan legislatif," sebut anggota Fraksi PKB ini. (Oke)

 

Posting Komentar