GABSI DIY Gelar Kejurda Bridge
YOGYA (Penasembada.com)- Pengurus Daerah (Pengda) Gabungan Bridge Seluruh Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (GABSI DIY) menggelar dua agenda penting Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Kejuaraan Daerah (Kejurda). Bertempat di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, kegiatan berlangsung Sabtu dan Minggu (29-30/11/2025).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) KONI DIY, Wesley Heince Parera Tauntu, S.E., yang hadir mewakili KONI DIY. Wesley menyampaikan Rakerda dan Kejurda merupakan rangkaian kegiatan yang wajib diselenggarakan organisasi olahraga Anggota KONI DIY.
“Rakerda dan Kejurda adalah rangkaian kegiatan lengkap yang seharusnya dimiliki setiap organisasi olahraga. Kami mengapresiasi langkah GABSI DIY yang terus menjaga ritme organisasi dan kompetisi," katanya.
Wesley juga menegaskan bahwa program kerja GABSI DIY ke depan harus tetap berorientasi pada peningkatan prestasi, terutama menjelang PORDA XVIII 2027 di Kulon Progo. Ia menambahkan bahwa meskipun bridge belum resmi menjadi cabang olahraga pada PON 2028, pembinaan atlet tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan agar DIY siap ketika peluang kejuaraan nasional terbuka.
Rakerda GABSI DIY tahun ini tidak hanya membahas program kerja, tetapi juga dilanjutkan dengan peningkatan kapasitas pelatih cabang olahraga bridge. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pembinaan di tingkat daerah serta menyamakan standar kepelatihan bridge DIY.
Sementara itu, Kejurda yang berlangsung pada 29–30 November 2025 mempertandingkan empat kategori, yaitu U13, U16, U19, dan Umum, seluruhnya dalam format pasangan. Pada hari pertama, pertandingan dibuka dengan nomor U13 yang diikuti 14 pasangan, serta nomor U16 yang juga menghadirkan 14 pasangan. Hari kedua, Minggu (30/11/2025) menyajikan pertandingan kategori U19 dengan 9 pasangan, diikuti kategori Umum yang diikuti 21 pasangan, seluruhnya bersaing memperebutkan gelar juara.
Kejurda GABSI DIY ini diharapkan dapat menjadi ajang pembinaan dan pencarian talenta-talenta baru di dunia bridge, sekaligus memperkuat prestasi olahraga bridge di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sya)

Posting Komentar