BPS Sleman Gandeng PWI Gencarkan Literasi Statistik dan Sosialisasi SE 2026

Daftar Isi


SLEMAN (Penasembada.com) - Membangun pemahaman dan kemampuan membaca akurasi data merupakan hal yang sangat krusial, di tengah derasnya arus informasi dan tantangan ekonomi global maka dibutuhkan literasi statistik kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sleman, Widhi Pranowo usai menandatatangani nota kesepahaman terkait literasi statistik dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sleman di Sleman, Rabu (10/12/2025). Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala BPS Sleman dan Ketua PWI Sleman,Wisnu Wardhana didampingi Wakil Ketua, Hasto Sutadi.

"Tema besar kerjasama dengan PWI ini terkait literasi statistik, selama ini soal data dan statistik yang secara resmi dirilis dan disampaikan oleh BPS kepada masyarakat, pemahaman dan pemaknaan data masih perlu dioptimalkan," ujar Widhi.

Menurutnya, produk-produk statistik yang dihasilkan oleh BPS perlu disampaikan dan dipubikasikan melalui semua media, baik melalui sosial media (sosmed) milik BPS, termasuk dengan pemberitaan jurnalis PWI.

"Perlu produk statistik yang dihasilkan BPS berupa indikator-indikator, baik itu menghitung kinerja Pemda ataupun mengukur kejadian di masyarakat, itu perlu perlu disosialisasikan dengan semua media, baik melalui sosmed BPS termasuk media online,"jelasnya.

Pihaknya berharap dengan kerjasama ini, pewarta PWI dapat disampaikan informasi resmi BPS yang berbasis data agar pemberitaan lebih akurat dan mudah dipahami publik, ia mencontohkan soal angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan lainnya. Data-data yang akurat merupakan fondasi utama dalam perencanaan dan evaluasi kebijakan publik serta keberlangsungan pembangunan.

"Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi valid bisa langsung mengakses website BPS Sleman, kami juga membuka konsultasi statistik,"ungkapnya.

BPS juga sedang masif mensosialisasikan persiapan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) yang akan dilaksanakan secara nasional setiap 10 tahun sekali.

"Partisipasi masyarakat dalam mensosialisasikan Sensus Ekonomi dan kesediaan pelaku ekonomi memberikan data yang akurat, lengkap, dan jujur merupakan wujud nyata kesadaran literasi data," tuturnya.

Sementara itu, Wisnu Wardhana menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun BPS, ia berharap dengan kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan literasi statistik masyarakat atas data resmi, sekaligus memperkuat penyajian informasi yang akurat.

"Kami PWI berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang statistik melalui pemberian yang akurat dan obyektif, kita juga siap mensukseskan Sensus Ekonomi 2026,"jelas jurnalis Harian Jogja ini.

PWI Sleman, kata Wisnu, juga berkomitmen untuk membangun sinergi dan kolaborasi dengan instansi maupun lembaga lain. Sebelumnya PWI Sleman telah bekerja sama dengan Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi) Sleman. (Red)

Posting Komentar