HAKI DIY Dorong Mahasiswa Teknik Sipil Miliki Akses Langsung pada Standar, Teknologi, dan Jejaring Profesional

Daftar Isi


SLEMAN (Penasembada.com) - Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) Komda DIY berkomitmen membangun sinergi kemitraan antara organisasi profesi, perguruan tinggi, dan mitra industri.

Didukung Prota Asia, roadshow ini mencakup audiensi dengan pimpinan fakultas dan jurusan, pembentukan Student Chapter HAKI, serta kelas umum bertema teknologi Building Information Modeling (BIM) dan implementasi Prota Software.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Komda HAKI DIY, Dr Ir Hery Kristiyanto ST MT di sela menggelar Roadshow Student Chapter & Prota Software di Fakultas Teknik Universitas Atmajaya Yogyakarta, Rabu (25/2/2026).

“Pelaksanaan roadshow ini adalah bentuk komitmen HAKI dalam membangun sinergi dan kemitraan yang kuat dengan corporate member, sekaligus menghadirkan konektivitas nyata antara dunia akademik dan kebutuhan industri,"kata Hery.

Dijelaskan, transformasi digital di sektor konstruksi menuntut kesiapan SDM sejak di bangku kuliah, dan melalui student chapter, pihaknya ingin memastikan mahasiswa Teknik Sipil memiliki akses langsung pada standar, teknologi, dan jejaring profesional.

Kegiatan menyasar sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta antara lain Universitas Atmajaya, Universitas Muhammadiyah dan Universitas Gajah Mada dan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta berlangsung pada 24–27 Februari 2026.

"Acara ini ditargetkan menjangkau 500 hingga 700 mahasiswa Teknik Sipil, mulai S1, S2, hingga S3, dosen, serta praktisi muda konstruksi di Yogyakarta," bebernya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem akademik yang terhubung langsung dengan industri konstruksi global melalui penguatan student chapter.

"Selain itu, kegiatan ini menjadi pengenalan teknologi Building Information Modeling (BIM) berbasis Prota Software," ungkapnya. 

Disebutkan pula, implementasi BIM telah menjadi standar global dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek konstruksi, termasuk di Indonesia.

"Literasi teknologi dan pemahaman terhadap perangkat lunak desain mutakhir menjadi kebutuhan mendesak di lingkungan akademik,"sambungnya.

Senada disampaikan Ketua I HAKI Pusat, Moch Arif Toto Rahardjo ST M Eng, bahwa pembentukan Student Chapter bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan ruang inkubasi kepemimpinan dan profesionalisme sejak dini.

“Student Chapter HAKI dirancang sebagai wadah inkubasi leadership dan networking eksklusif bagi mahasiswa teknik. Melalui organisasi ini, mahasiswa memiliki akses langsung ke ekosistem pakar dan praktisi senior di tingkat nasional,” Moch Arif Toto.

Ia juga menekankan pentingnya persiapan menuju Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) sejak di bangku kuliah. Di industri konstruksi, lulusan baru belum dapat langsung memperoleh SKK jenjang profesional karena membutuhkan pengalaman kerja minimal. Melalui Student Chapter, mahasiswa akan memahami sistem dan jenjang sertifikasi, mengetahui kompetensi yang harus disiapkan, serta dibina secara terarah menuju jalur profesional.

"Ketika telah memenuhi syarat pengalaman, mereka (para peserta) siap mengikuti proses sertifikasi dengan lebih percaya diri dan matang,"sebutnya.

Managing Director Prota Asia, Nigel Watts, memaparkan keunggulan Prota Civil Engineering Design Software sebagai solusi mutakhir bagi akademisi dan praktisi. Prota menghadirkan seamless BIM integration, di mana desain struktur beton dan baja, analisis, hingga desain pondasi terintegrasi dalam satu model tanpa perlu transfer data antar perangkat lunak.

"Hal ini secara signifikan meningkatkan efisiensi dan akurasi,” ujar Nigel Watts usai memaparkan materi kepada peserta.

Dinelaskan, fitur ProtaDetails (Automated Detailing) yang memungkinkan otomatisasi pembuatan gambar penulangan (DED) dan jadwal penulangan secara cepat dan presisi, dengan efisiensi waktu desain dan minimnya kesalahan koordinasi antara model fisik dan hasil perhitungan.

"Prota memberikan nilai tambah nyata bagi proses pembelajaran maupun praktik profesional. Selain itu, jaringan global Prota membuka akses wawasan langsung mengenai tren industri konstruksi masa depan di kawasan Asia Pasifik," katanya.

Berikut jadwal dan lokasi roadshow dan kuliah umum yang akan berlangsung, tanggal 25 Februari 2026 (hari ini) di Universitas Atmajaya Yogyakarta, 26 Februari 2026 di Universitas Muhammadiyah dan Universitas Gajah Mada dan di 27 Februari 2026 Universitas Cokroaminoto Yogyakarta pada 27 Februari 2026. (Red)