Mudik Lebaran 2026, Dishub Sleman Buka Posko Mulai 14 Maret

Daftar Isi


SLEMAN (Penasembada.com) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman fokus memaksimalkan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) dalam rangka menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi AP MT mengatakan, berbagai langkah telah dilakukan, antara lain melakukan pemetaan dan survei terkait jalan-jalan alternatif, serta berkoordinasi aktif dengan lintas sektoral.

"Selain survei jalan-jalan alternatif, kita juga telah beberapa kali rapat dengan Dishub DIY, secara nasional juga sudah ada koordinasi lintas sektoral terkait Operasi Ketupat 2026," kata Heri di kantornya, Kamis (5/3/2026).

Pihaknya akan menerjunkan sebanyak 80 personel dilengkapi kendaraan untuk patroli, selain itu telah disiapkan sejumlah Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) dan ATCS (Area Traffic Control System). Termasuk menyiapkan tim yang bertugas menangani penerangan jalan umum (PJU), siaga dari pagi hingga malam.

"Terakhir kemarin kita perbaiki APILL yang di daerah Tajem yang sempat mati, kami juga memanfaatkan CCTV bekerja sama dengan Kominfo untuk memantau titik-titik rawan kemacetan, termasuk pengecekan di sekitar lokasi TWC (Taman Wisata Candi), termasuk pengecekan kendaraan wisata,"bebernya.

Untuk mengantisipasi pergerakan pemudik, pihaknya menyiapkan beberapa posko Pos PAM Lebaran yang melibatkan organisasi perangkat daerah, kepolisian, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Posko Pos PAM Lebaran akan dibuka dari tanggal 14 sampai 29 Maret, di Tempel dan Prambanan," sebutnya.

"Secara teknis akan kami bahas besok hari Senin (9/3) setelah kita mengikuti rapat Forkopimda Kabupaten Sleman pada Jumat siang (hari ini*red)," sambungnya.

Untuk itu, Heri mengimbau kepada masyarakat agar saat berkendara untuk mengutamakan keselamatan, dan perlu memantau situasi lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas. "Termasuk pengecekan kendaraan sebelum digunakan dan agar mematuhi peraturan lalu lintas," imbaunya.

Posting Komentar