Perwakilan Paguyuban Toko Kelontong Madura Diskusi Dengan Polda DIY, Kolaborasi Ciptakan Kamtibmas
BANTUL (Penasembada.com) - Puluhan wakil pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Toko Kelontong Madura (PTM) Yogyakarta mengikuti kegiatan silaturahmi dan buka bersama Ditbinmas Polda DIY di Sekretariat Keluarga Madura Yogyakarta (KMY), Banguntapan, Bantul, Selasa (3/3/2026) sore.
Dihadiri Dirbinmas, Kombes Pol Bagiyo Hadi Kurnianto SIK MM, kegiatan diisi diskusi terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), khususnya saat memasuki Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H. Diikuti sekitar 50 perwakilan pelaku usaha.
Ketua Paguyuban Toko Kelontong Madura Yogyakarta, Subur Adi Cahyono, mengatakan kegiatan digelar sebagai ajang mempererat hubungan dan memperkuat sinergi dengan kepolisian. Menurutnya tercatat sebanyak 3.000-4.000 toko kelontong Madura di DIY.
"Dari total lebih dari 3.000 toko madura, sebanyak 500-600 di antaranya telah resmi tergabung dalam paguyuban di bawah naungan KMY," ujar Cahyono di sela acara.
Terkait keamanan operasional toko kelontong Madura yang selama ini beroperasi 24 jam, sehingga rawan gangguan kamtibmas yang kerap dialami pedagang antara lain pembeli dalam kondisi mabuk dan pencurian, hingga pengambilan barang tanpa membayar. Sebagai langkah antisipasi, paguyuban telah membentuk tim keamanan beranggotakan 32 orang yang bertugas secara bergiliran selama 24 jam
"Kami buka 24 jam, maka dari itu saya juga dalam hal ini bersinergi untuk lebih menciptakan Yogyakarta ini aman, kita bersinergi dengan Polri, kita juga membentuk tim keamanan beranggotakan 32 orang bertugas secara bergiliran selama 24 jam,"ungkapnya.
Sementara itu, Kombes Pol Bagiyo Hadi Kurnianto, menyatakan, sinergi dengan komunitas pedagang sangat penting untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Disebutkan, bahwa silaturahmi ini menjadi modal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di DIY.
"Jumlah toko kelontong Madura di DIY mencapai sekitar 4.000 unit. Ini merupakan potensi besar menjadi dalam membantu tugas kepolisian menjaga keamanan wilayah DIY," sebutnya.
Menurutnya, dengan modal kekompakan bersama-sama diharapkan dapat menjaga situasi kamtibmas di Jogja dan dapat membantu tugas pokok Polri. Sehingga aktivitas perekonomian dan sosial dapat berjalan baik.
"Yogyakarta ini tujuan pariwisata dan pendidikan, sehingga masyarakat sangat tergantung pada situasi keamanan yang kondusif,"sambungnya. (Red)

Posting Komentar