Program Pelita Kantah Bantul, Tingkatkan Kapasitas SDM dan Layanan Publik
BANTUL (Penasembada.com) - Upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul.
Salah satunya melalui program Pembelajaran Informasi Pertanahan dan Tata Ruang (Program Pelita) yang telah diselenggarakan beberapa kali. Pada episode ke-6 ini mengusung tema “Pembangunan Zona Integritas dari Wilayah Bebas dari Korupsi menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)”.
Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah BPN DIY, Andi Reza Fitrian Eru Setiawan, selaku narasumber utama yang diundang dalam kegiatan mengatakan, acara ini momentum penting dalam memperkuat komitmen seluruh jajaran untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Ia juga memaparkan langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan secara konsisten guna mencapai predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
"Penting untuk dilakukan sinergi dan komitmen bersama dalam pembangunan Zona Integritas," kata Andi Reza, Jumat (17/4/2026).
Selain itu, disampaikan pula bahwa peran pimpinan sebagai penentu arah kebijakan dan penguat nilai-nilai integritas sangat krusial.
"Sementara seluruh pegawai memiliki peran sebagai penggerak utama dalam implementasi budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pelayanan,"tuturnya.
Narasumber yang lain, Adhi Irwan Purnomo selaku Kepala Subbagian Hukum, Kepegawaian, dan Organisasi Kantor Wilayah BPN DIY membagikan berbagai strategi dan pendekatan praktis dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBBM secara efektif dan berkelanjutan.
"Dibutuhkan kemampuan organisasi dalam menghadapi tantangan serta mengelola resistensi terhadap perubahan,"jelas Adhi Irwan.
Ia berharap, seluruh pegawai semakin memahami bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya sekadar pemenuhan target, tetapi merupakan upaya berkelanjutan dalam membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan melayani.
“Dari komitmen menuju aksi, WBBM bukan sekadar target, melainkan budaya kerja yang harus diwujudkan bersama. Dimulai dari diri sendiri, dimulai dari sekarang, dan dimulai dari hal kecil,"sebutnya.
Program Pelita akan terus hadir sebagai sarana pembelajaran dan penguatan kapasitas aparatur, guna mendukung terwujudnya pelayanan pertanahan dan tata ruang yang semakin berkualitas di Kabupaten Bantul. (Red)
