Asah Kemampuan, Black Lawyer Terjun di Laga Kejurda IBCA-MMA DIY
![]() |
| Black Lawyer terjun pada ajang bergengsi Kejurda IBCA MMA DIY di Lippo Plaza Jogja pada Minggu (10/5/2026). |
YOGYAKARTA (Penasembada.com) - Berhasrat ingin menjaga kebugaran, sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik di cabang olahraga Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA-MMA), menjadi tekad dari Black Lawyer.
Kemauan tersebut ditunjukkan atlet asal Kabupaten Sleman ini dengan mengikuti ajang bergengsi bertajuk Kejuaraan Daerah (Kejurda) IBCA MMA DIY di Lippo Plaza Jogja pada Minggu (10/5/2026).
."Motivasi saya mengikuti kejurda IBCA-MMA ini ingin mencari prestasi, mencari sehat, juga ingin menjalin relasi lebih luas,"ujar atlet besutan Han Academy Kalasan ini.
Melalui ajang ini, ia berharap dapat terjaring atlet-atlet MMA potensial khususnya di wilayah DIY, selain itu dapat menanamkan jiwa sportifitas, dan masyarakat kian mengenal cabor yang terbilang baru ini.
"Harapannya melalui ajang ini saya bisa mengasah kemampuan, di sini ditunjukan bahwa DIY memiliki sejumlah atlet yang bagus dan berprestasi," ujar pria yang berprofesi sebagai advokat.
Sementara itu, Paul Susanto, owner AN Blazer -Jogja, salah satu sponsor pertandingan menyatakan apresiasi kepada pengurus IBCA-MMA DIY atas konsistensinya dalam pengembangan para atlet cabor ini.
"Sebagai salah satu sponsor, tentu saya sangat bangga dapat hadir dan berkontribusi memberikan dukungan, harapan kami akan lahir bibit-bibit atlet MMA yang potensial, dari sini akan muncul nyali-nyali, tidak hanya bertarung di jalanan,"sebut Paul Susanto.
Sementara itu Ketua Umum Pengda IBCA-MMA DIY, Nugroho Hendra Saputra ST menjelaskan, Kejurda ini merupakan agenda tahunan bertujuan untuk mengembangkan olahraga bela diri campuran (MMA) di tingkat amatir, termasuk menjaring calon atlet potensial untuk dipersiapkan ke jenjang profesional, baik di tingkat lokal, nasional hingga internasional.
"Tujuan utama kejurda ini untuk pembinaan atlet,"kata Nugroho.
Ia menjelaskan, sejumlah kelas yang dipertandingkan antara lain, IMMAF Youth C under 11 MMA & Standa up Fighting 1ronde x 1menit (Putra dan Putri). IMMAF Youth C 12-13(U14) MMA & Stand up Fighting 1ronde x 3menit (Putra dan Putri). Kedua kategori Youth B&C hanya untuk batasan berat badan atas, tidak boleh ada atlet yang bertanding dengan selisih berat lebih dari 5 kg.
Lantas, IMMAF Youth A 16-17 (U18) MMA & Stand up Fughting 3 ronde x 2 menit X tiap ronde istirahat 1 menit (Putra dan Putri). IMMAF Junior & Senior MMA & Stand up Fighting 3 ronde x 3 menit X tiap ronde istirahat 1 menit (Putra dan Putri).
"Ini merupakan laga bagi atlet amatir diikuti sekitar 50 peserta, dilaksanakan sebanyak 20 hingga 30 partai, termasuk anak-anak dan remaja,"jelasnya. (Red)
