Suradi Terpilih Sebagai Ketua DPC GPM Gunungkidul

Daftar Isi

GUNUNGKIDUL (Penasembada.com) - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Antonius Fokki Ardiyanto, yang mendapat mandat untuk memimpin jalannya Konferensi Cabang (Konfercab) DPC GPM Kabupaten Gunungkidul, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Konfercab yang berlangsung pada Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Dusun Ngelo, Desa Petir, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, dihadiri oleh 35 kader Gerakan Pemuda Marhaenis yang mewakili PAC-PAC GPM se-Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai unsur masyarakat dengan hadirnya Dukuh Ngelo, tokoh-tokoh masyarakat setempat, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP GPM Bung Edy Susanto, Pembina DPP GPM Bung Bambang Setyo Martono, Bendahara DPD GPM DIY Bung Yuli Prasetiyo, Komandan Satgas Usdek Bhirawa Adi Guna Bung Usman, serta tokoh Marhaenis Gunungkidul Bung Ternalem Peranginangin.

Antonius Fokki Ardiyanto atau yang akrab disapa Fokki memaparkan sejarah lahirnya Gerakan Pemuda Marhaenis di Indonesia beserta dinamika, dialektika, dan romantika perjalanan organisasi dari masa ke masa. Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah organisasi merupakan fondasi penting agar kader mampu menjaga idealisme sekaligus menjawab tantangan zaman.

"Gerakan Pemuda Marhaenis memiliki sejarah panjang sebagai organisasi kader yang berlandaskan ajaran Marhaenisme. Perjalanan organisasi tentu tidak selalu mudah, tetapi melalui proses dialektika itulah GPM terus bertahan, beradaptasi, dan melahirkan kader-kader yang memiliki komitmen kepada rakyat Marhaen. 

"Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu dengan semangat persatuan, gotong royong, dan pengabdian," ujarnya.

Melalui mekanisme musyawarah mufakat yang berlangsung secara demokratis dan berdaulat, Konfercab berhasil menetapkan susunan kepengurusan DPC GPM Kabupaten Gunungkidul periode mendatang, yaitu Suradi sebagai Ketua, Priyadi sebagai Sekretaris, dan Sunarmo sebagai Bendahara, yang didukung oleh 15 orang pengurus lainnya untuk melengkapi struktur organisasi.

Ketua DPC GPM Gunungkidul terpilih, Suradi menyampaikan komitmennya untuk membesarkan Gerakan Pemuda Marhaenis di Kabupaten Gunungkidul. Ia menegaskan bahwa agenda terdekat adalah membentuk kepengurusan PAC GPM di seluruh kapanewon di Kabupaten Gunungkidul sebagai langkah memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

"Kami siap bekerja bersama seluruh kader untuk membesarkan GPM di Gunungkidul. Konsolidasi organisasi akan segera kami lakukan melalui pembentukan kepengurusan PAC di seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul agar GPM semakin hadir dan bermanfaat bagi masyarakat," tegas Suradi.


Salah satu tokoh Marhaenis Gunungkidul, Bung Ternalem Peranginangin, menyatakan kesiapannya mendukung pengurus baru melalui pengembangan kegiatan usaha ekonomi bersama. Menurutnya, organisasi yang kuat harus memiliki kemandirian ekonomi sehingga mampu menjalankan program-program perjuangan secara berkelanjutan.

"Kemandirian ekonomi merupakan salah satu implementasi nyata Trisakti. Karena itu saya siap mendampingi dan mendorong lahirnya kegiatan usaha bersama bagi jajaran pengurus agar organisasi memiliki kekuatan ekonomi yang dapat digunakan untuk menggerakkan perjuangan di tengah rakyat," ungkap Bung Ternalem. (Red)